Lompat ke konten
Teknisi MikroTik

PPPoE server & bandwidth management MikroTik

Pelanggan punya akun sendiri, kecepatan sesuai paket, dan yang boros kelihatan.

Estimasi waktu
90–150 menit untuk 1 server PPPoE + sampai 20 pelanggan. Di atas itu, waktu bertambah dan saya infokan sebelum mulai.
Harga
Mulai dari Rp 450.000
Dikerjakan oleh
Agil Bayu Sagita

Masalah yang diselesaikan

  • Pelanggan PPPoE sering disconnect, dan penyebabnya tidak pernah jelas: sisi ISP, kabel, atau profil di router.
  • Kecepatan yang diterima pelanggan tidak sesuai paket yang dijual, tapi tidak ada angka pembanding.
  • Satu atau dua pelanggan menghabiskan bandwidth malam hari, dan tidak ketahuan siapa.
  • Menambah pelanggan berarti mengedit satu per satu tanpa pola, rawan salah ketik.

Lingkup kerja

Yang kamu bayar, ditulis satu per satu.

  1. 1PPPoE server: profil (rate limit, DNS, alamat lokal), pool IP, dan autentikasi lokal per pelanggan.
  2. 2Pembuatan secret pelanggan dari daftar yang kamu kirim, dengan penamaan yang konsisten.
  3. 3Bandwidth management: simple queue per pelanggan atau PCQ untuk pembagian yang lebih adil — dipilih sesuai jumlah pelanggan.
  4. 4NAT dan DNS untuk trafik PPPoE, supaya klien tidak perlu setting tambahan.
  5. 5Pemeriksaan beban CPU dan connection tracking, karena queue yang terlalu banyak bisa membebani router kelas bawah.
  6. 6Uji kecepatan per paket (unduh dan unggah), plus uji dua pelanggan bersamaan untuk melihat pembagian.
  7. 7Export konfigurasi + tabel paket (nama profil, kecepatan, jumlah pelanggan) sebagai dokumentasi.

Yang tidak termasuk

Ditulis terang-terangan supaya tidak ada biaya kejutan di tengah pekerjaan.

  • Billing, radius, atau aplikasi manajemen pelanggan.
  • Auto isolir berbasis tagihan (butuh data tagihan dari sistem lain).
  • Penarikan kabel, pemasangan ODP, splicing, atau pekerjaan di sisi pelanggan.
  • Pengaturan di sisi ISP upstream (profil bandwidth, IP publik, routing mereka).
  • Migrasi ratusan pelanggan tanpa daftar yang rapi — data pelanggan harus dari kamu.

Yang saya butuhkan dari kamu

  • Akses admin router dan daftar paket kecepatan yang dijual (nama paket + unduh/unggah).
  • Daftar pelanggan: nama, username, password (atau saya buatkan pola), paket yang dipakai.
  • Keputusan pembagian: per pelanggan (simple queue) atau adil otomatis (PCQ).
  • Jendela waktu 2–3 jam di luar jam sibuk; pelanggan akan terputus sementara.
  • Satu perangkat pelanggan yang bisa dipakai uji kecepatan.

Cara hasil dibuktikan

Sesi belum dianggap selesai sebelum empat hal ini ditunjukkan ke kamu.

Tangkapan layar /ppp active yang menunjukkan pelanggan terhubung dengan profil masing-masing.
Hasil uji kecepatan per paket (unduh/unggah) sebagai angka pembanding.
Counter queue sebelum dan sesudah pembatasan, untuk menunjukkan limit benar-benar bekerja.
File export konfigurasi + tabel paket dan daftar akun yang dibuat.

Pertanyaan yang sering masuk

Pelanggan saya sudah jalan semua, apa harus putus saat setting?

Sebentar, saat profil dan queue diterapkan. Karena itu saya minta jendela waktu di luar jam sibuk, dan konfigurasi lama diekspor dulu supaya bisa dikembalikan.

Router saya kelas bawah, kuat dengan queue banyak?

Saya cek /system resource dan jumlah connection dulu. Untuk router kecil, PCQ biasanya lebih ringan daripada puluhan simple queue, dan saya pilih yang sesuai perangkatmu.

Bisa sekalian auto isolir pelanggan menunggak?

Bisa, tapi butuh sumber data tagihan. Tanpa itu, isolir hanya bisa manual atau berbasis tanggal. Saya tidak akan membuat script yang menebak status pembayaran.

Password pelanggan mau saya tentukan sendiri, bisa?

Bisa. Kirim daftar berisi username dan password; kalau kamu belum punya pola, saya buatkan pola yang mudah diucapkan lewat telepon dan tetap cukup acak.