Lompat ke konten
Teknisi MikroTik

Diagnosa & perbaikan jaringan MikroTik yang bermasalah

Masalahnya dicari sampai ketemu, bukan diganti setting secara acak.

Estimasi waktu
45–120 menit. Kalau penyebabnya ternyata di luar kendali router (mis. link ISP), sesi berhenti lebih cepat dan kamu hanya membayar biaya diagnosa.
Harga
Mulai dari Rp 200.000
Dikerjakan oleh
Agil Bayu Sagita

Masalah yang diselesaikan

  • Internet putus-putus dan restart router jadi satu-satunya "solusi" yang selama ini dipakai.
  • Klien bilang "konek tapi tidak bisa browsing", dan tidak ada yang tahu itu DNS, routing, atau firewall.
  • Ping naik dan packet loss muncul di jam tertentu, tanpa pola yang jelas.
  • Setelah ganti ISP atau ganti perangkat, jaringan jalan setengah — sebagian layanan mati, sebagian normal.

Lingkup kerja

Yang kamu bayar, ditulis satu per satu.

  1. 1Pemeriksaan berlapis dan berurutan: log perangkat, interface (error/drop), alamat IP & routing, DNS, firewall/NAT, beban CPU, lalu wireless bila ada.
  2. 2Menemukan titik masalah dan menjelaskannya dengan bukti: perintah apa yang dijalankan dan hasilnya apa.
  3. 3Perbaikan yang masuk lingkup akses: koreksi routing, DNS, NAT, firewall, IP konflik, atau queue yang salah.
  4. 4Uji ulang setelah perbaikan, memakai pembanding yang sama dengan saat diagnosa.
  5. 5Laporan temuan satu halaman: gejala, penyebab, tindakan, sisa risiko, dan rekomendasi kalau butuh perangkat atau tindakan ISP.
  6. 6Backup konfigurasi sebelum ada perubahan, dan export sesudahnya.

Yang tidak termasuk

Ditulis terang-terangan supaya tidak ada biaya kejutan di tengah pekerjaan.

  • Penggantian perangkat keras, kabel, adaptor, atau SFP — biaya perangkat terpisah.
  • Perbaikan di sisi ISP bila penyebabnya di hulu (saya bantu tunjukkan buktinya untuk kamu ajukan).
  • Kunjungan ke lokasi.
  • Pekerjaan setting besar (hotspot, PPPoE, load balance) — itu paket tersendiri.
  • Pembersihan virus/malware di komputer klien, atau perbaikan perangkat milik pelanggan.

Yang saya butuhkan dari kamu

  • Akses admin router; kalau hanya read-only, saya bisa diagnosa tapi tidak memperbaiki.
  • Waktu kejadian dan gejalanya (jam berapa, sejak kapan, setelah perubahan apa).
  • Tangkapan layar atau cerita singkat dari pengguna yang mengeluh — ini yang sering mempersempit masalah.
  • Jendela waktu minimal 1 jam, dan satu orang yang bisa dihubungi saat uji.
  • Izin untuk menonaktifkan sebagian aturan sementara saat pengujian.

Cara hasil dibuktikan

Sesi belum dianggap selesai sebelum empat hal ini ditunjukkan ke kamu.

Laporan satu halaman: gejala, perintah yang dijalankan, output yang menunjukkan penyebab.
Hasil pembanding sebelum/sesudah (ping, waktu resolusi DNS, packet loss, grafik trafik).
Daftar perubahan yang dilakukan, satu per satu — bukan "sudah dioptimalkan".
Export konfigurasi sebelum dan sesudah perubahan.

Pertanyaan yang sering masuk

Kalau ternyata masalahnya di ISP, saya tetap bayar?

Ya, karena yang kamu bayar adalah proses menemukan penyebab dan buktinya. Justru laporan itu yang membuat ISP mau menindaklanjuti — tanpa angka, keluhan "internet lambat" biasanya hanya dijawab "dari pusat normal".

Bisa diagnosa tanpa mengubah apa pun dulu?

Bisa, dan sering saya sarankan begitu. Sesi diagnosa murni menghasilkan laporan; perbaikan dijadwalkan terpisah kalau kamu setuju.

Masalahnya hilang saat kamu cek, bagaimana?

Itu justru informasi berguna. Saya pasang pencatat (log traffik/log ping) supaya gejalanya tertangkap saat muncul lagi, lalu kita jadwalkan pemeriksaan kedua.

Router saya sering restart sendiri, termasuk?

Termasuk dalam pemeriksaan awal: saya lihat log, suhu, beban CPU, dan kualitas adaptor. Kalau penyebabnya perangkat atau adaptor rusak, saya bilang apa adanya — bukan ditutupi dengan setting.